Jumat, 14 Desember 2012

KONSEP DASAR PERKEMBANGAN

BAB I
KOSEP DASAR 

A.   Pengertian Penilaian Perkembangan

Nilai merupakan suatu kemampuan dikemudian hari asal kita meneliti atau menilai dari banyak segi, mengetahui berbagai variasi dari normal (Illing worth 1989) .
Misalnya, kemampuan berbahasa, serta bidang yang tak banyak menilai prediksinya (perkembangan motorik).
Illing worth juga melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui nilai preditif, (penilaian, pada waktu anak dengan IQ dikemudian hari, dengan adanya suatu penelitian ia mempelajari perkembangan 230 bagi pada waktu berusia 6 minggu atau 6 bulan, kemudian anak yang sama tersebut diatas IQnya oleh psikolog pada usia 5 – 8 tahun,. Dengan hasil skor IQ pada waktu berusia 5 – 8 tahun, sehingga ia dapat mengetahui antara kemampuan berbahasa dan perkembangan anak tersebut. Dengan meneliti perkembangan sehingga memungkinkan kita untuk dapat mengetahui adanya suatu kelainan atau menentukan apakah perkembangan anak berada dalam batas normal.
Banyak orang tua yang ingin mengetahui sedini mungkin bagaimana kemampuan mental anaknya dikemudian hari. Hal ini menjadi sangat penting apabila mengetahui kesulitan, seperti terjadinya cacat mental pada anak.

B.   Pengertian Keyakinan

Keyakinan merupakan : suatu kepercayaan yang sesuai dengan prinsip seseorang.
Seperti dilihat dari agama
Dimana dengan tertanamnya nilai agama kepada sianak, maka anak tersebut dapat memahami nilai-nilai di dalam kehidupan yaitu bagaimana anak tersebut dapat melihat dirinya dalam berhubungan dengan lingkungan dan dapat mempunyai komitmet terhadap sesuatu dan juga anak tersebut dapat menilai mana yang baik dan yang tidak baik dalam kehidupannya.
C.   Faktor-faktor Yang mempengaruhi peningkatan Ditinjau Dari nilai dan Keyakinan
v  Ditinjau Dari Nilai
1.    Motorik
Motorik umumnya mudah diingat dan diketahui oleh orang tua atau pengasuh, tingkat perkembangan dapat dinyatakan dengan kousien motorik yaitu usia dimana kemampuan motorik yang dikuasai dengan usia kronologis. Dan dapat dijumpai kelambatan dalam bidang motorik seperti terjadinya retardasi mental.
Pada anak yang terjadi retardasi mental maka kemajuan disekolah juga terbatas, akan tetapi sebagian dari individu/anak tersebut dapat mempelajari kecakapan dasar, membaca, menulis dan menghitung. Dilihat dari perkembangan metorik pada anak mulai usia 0 –20 tahun. Secara umum motorik pada anak yaitu anak dapat meniru baik gerak-gerak maupun gaya bicara dari orang lain/ anak lain, mudah tersinggung, mudah marah, dan mudah menangis.
Biasanya pandangan/ pikiran anak dapat berpindah-pindah tidak berfokus pada satu tempat tujuan.
Penilaian motorik terhadap perkembangan anak dilihat dari :
-          Berat badan
Berat badan dipakai pada setiap kesempatan memeriksa kesehatan anak pada semua kelompok umur. Berat badan merupakan hasil peningkatan/ penurunan semua jaringan yang ada pada tubuh, antara lain tulang, otot, lemak, cairan tubuh. Berat badan juga dipakai sebagai indicator yang terbaik pada saat ini untuk mengetahui keadaan zigi dan tumbuh kembang anak, sensifik terhadap perubahan sedikit saja, dan dapat digunakan timbangan apa saja yang relatif murah, dan tidak memerlukan banyak waktu, indicator berat badan ini tidak sensitive terhadap proporsi tubuh,, misalnya : pendek gemuk atau tinggi kurus.
-          Tinggi badan
Keistimewaan adalah bahwa ukuran tinggi pada masa pertumbuhan meningkat terus sampai tinggi maksimal dicapai, namun tinggi badan meningkat pesat pada masabayi, kemudian melambat dan menjadi pesat kembali, selanjutnya melabat lagi dan akhirnya berenti pada umur 18 – 20 tahun tahun, tulang gerak berhenti bertambah panjang, tetapi ruas-ruas tulang belakang berlanjut utmbuh sampai umur 30 tahun. Sehingga tinggi badan sedikit bertambah yaitu sekitar 3 – 5 mm. Antara umur 30 sampai 45 tahun tinggi badan tetap statis.
-          Lingkaran kepala
Lingkaran kepala mencerminkan volume intrakrnial, dipakai untuk menaksirkan pertumbuhan otak. Apabila otak tumbuh normal maka kepala akan kecil, sehingga pada lingkar kepala (LK) yang lebih kecil dari normal (mikrosefali) maka meunjukkan adanya retardasi mental. Sampai saat ini yang dipakai sebagai awan untuk LK ini adalah kurse LK dari nellhaus yang diperoleh dari 14 penelitian didunia.
Pertumbuhan LK yang paling cepat adalah pada 6 bulan pertama kehidupan, yaitu dari 34 Cm, pada waktu lahir menjadi 44 Cm pada umur 6 bulan, pada umur 1 tahun 47 Cm, 2  tahun 49 Cm dan dewasa 54 Cm.
2.    Bahasa
Menilai kemampuan berbahasa merupakan hal yang paling kompleks dan sulit dalam menilai perkembangan seorang anak. Namun, hal ini penting dan merupakan salah satu fungsi dari pada gangguan perkembangan.
Untuk mengenal dan memandikan kelambatan dan perkembangan bahasa merupakan tujuan dari penilai bahasa, dengan ucapan-ucapat yang dilihat dari perkembangan bahasa anak seperti : pada usia 12 – 18 bulan, biasanya anak sudah dapat mengucapkan 5 – 10 kata-kata, contoh, ibu, bapak, nenek, kakek dan lain-lain. 
3.    Ekspresif/ mengemukakan
Dikemukakan bahwa kata yang diketahui digunakan dengan arti/ bermakna yang benar, bukan hannya diucapkan tanpa pedoman, mungkin dapat membantu bila orang tua disuruh mencatat daftar kata-kata yang telah diketahui anaknya, untuk mengetahui besarnya serta kwalitas kata-kata anaknya terutama bila berusia kurang dari 2 tahun.
v  Ditinjau dari keyakinan
1.    Keluarga
Untuk dasar darimasyarakat manusia adalah keluarga dan dalam unit ini lahirlah seorang anak, dan juga sebahagian besar dari kebutuhan perkembangan. Kebutuhan yang sangat termasuk : nutrisi, perlindungan bahaya, dimana keluarga haus memberikan suatu perlindungan dimana kemampuan fisik, mental dan sosial anak dapat berkembang dengan penuh, sehingga ketika tumbuh ia mampu bergaul serta efektif dengan lingkungan.
Sebagaimana diketahui interaksi awal sangat dipengaruhi antara ibu dan anak sehingga dapat memuaskan kebutuhan fisik, sementara ayah juga memainkan peran penting dalam mengasuh perkembangan anaknya.
o   Peran penting dalam keluarga dipengaruhi oleh beberapa faktor
-          Kehamilan dan kelahiran
Dimana bahan makanan sangat dipengaruhi oleh kehamilan dan kelahiran terutama pada waktu si-ibu berkerja dan beristirahat. Dan juga kebiasaan lain selama kehamilan seperti, merokok, namun kopi, makanan yang mengandung alcohol maka dapat mempengaruhi bayi dari dalam kandung. Dalam beberapa tempat hannya sejumlah kecil makanan yang diberikan selama hamil dengan keyakinan akan mendapat bayi yangkecil dalam proses persalinan. Dan proses persalinan dengan persalinan yang mudah, semua ini sangat berbahaya karena bagi akan lahir dengan cadangan makanan yang sangat sedikit dari ibunya, maka dapat mengakibatkan kerusakan otak pada anak/ bayi.
-          Makanan bayi
Berbagai cara yang biasa digunakan ditempat itu harus diperhatikan termasuk lamanya kebiasaan memberikan ASI karena ASI dapat dikatakan makanan pertama yang diperhatikan dan protein, nabati mulai digunakan “pendapat” ibu mengenal makanan yang harus pula diketahui umpamanya, makanan yang cocok bagi bayinya, makanan apa yang dapat menyebabkan penyakit, apa saja yang tidak boleh diberikan ketika menderita sakit, kenyataannya bahwa makanan setempat sangat dihargai dimasyarakat, maka harus bisa diterima dengan baik.
-          Peranan penting ibu dalam perkembangan anak
Orang tua sangat mempengaruhi dalam perkembangan sianak seperti orang tua (ibu) mempunyai cukup waktu untuk memperhatikan, membimbing dan mendidik sianak/persiapan jasmani, mental, sosial yang matang pada saat membina anak, misal : menyekolahkan, maka disekolah sianak dapat mengetahui hal-hal yang belum dia ketahui/ ilmu sehingga ia dapat menjadi anak yang baik, dan bisa bertambang kearah yang lebih maju.
-          Penyebab penyakit
Ibu mungkin mempunyai pendapat yang sangat berbeda tentang penyebab penyakit pada bayinya (misal. Kekuatan syetan, ilmu sihir, memakan makanan yang terlarang) sehingga penting mengetahui apa yang ada dalam pikiran kita. Dan juga banyak terdapat didaerah pedesaan bahwa persalinan masih menggunakan kotoran sapi sebagai pembungkus tali pusat, dimana dalam ilmu kesehatan bahwa kotoran sapi bisa menyebabkan tetanus, karena kotoran sapi tersebut biasanya digunakan sebagai pupuk. Dan dalam memberikan asi yang sehat diberikan dalam batas umur 2 tahun merupakan suatukebiasaan baik didaerah tropis. Dan juga kebiasaan yang tidak berakibat baik pada kesehatan anak, misalnya cara membaya bayi dipunggung ibunya (Afrika) memperlambat pemotongan rambur sampai anak dapat bicara (Jamaika). Atas kebiasaan-kebiasaan ini kita tidak dapat berbuat apa-apa kebiasaan-kebiasaan lebih yang ditemukan dalam masyarakat dimana ibu yang mengunyah makanan banyinya dapat menyebarkan infeksi kepada anaknya (Papua Nugini).


BAB II
KESIMPULAN 
Nilai adalah suatu kemampuan dikemudian hari asal kita meneliti atau menilai dari banyak segi, mengetahui berbagai variasi dari normal.
Juga baknya pakar yang berpendapat bahwa penilitian perkembangan semasa anak sedikit saja atau hampir tidak ada kaitannya (korelasasiny) dengan hasil tes IQ dikemudian hari.
Keyakinan merupakan suatu kepercayaan yang sesuai dengan prinsip seseorang.
Agama diperaktekkan, terutama melalui keluarga, karena keluarga suatu yang paling awal yang kita mengetahui suatu hal maka keluargalah agamanya ditenamkan.


DAFTAR PUSTAKA 
-          Suryanah, Keperawatan Anak Untuk Siswa SPK. Buku Kedokteran Jakarta, 1996.
-          Lumbangtobing (1997). Anak mental Terbelakang. Fakultas Kedokteran UI.
-          Socharin, M. Rosa (1996). Prinsip Keperawatan Pediatrik. Buku Kedokteran Edidi II.
-          Jelliffe, (1982). Kesehatan Anak Didaerah Tropis. Bumi Aksara Edisi IV.
-          Soerjiningsih, (1995). Tumbuh Kembang Anak. Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Universitas Air Langga Surabaya, Cetakan I.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar